Waktu Tgl 12 november 2008 gw ngikutin seminarnya citra pariwara 2008. awalnya gw agak2 males ngikutinnya karena gw masih flu berat. demam setiap malam masih mendera, batuk yang makin bikin tenggorokan terasa teriris dan pilek yang tiada kunjung henti. sampe-sampe pacar gw manggil gw "wanita bersuara kodok" tega ya dia? ck ck ck.. hahahaha. Anyway, o the other side i kept thinking. Day 1 seminar is talking about lots of strategic planning stuff. i do really need to go there to get lots of information then i can learn. akhirnya gw memutuskan untuk berangkat ke senayan city untuk ikut ke seminar itu. Yak cerita dimulai dari gw yg dengan bodohnya terlambat dateng ke seminar which should be started at 9AM. seminar pertama dengan pembicara Rene L. Pattiradjawanne ngomongin soal peran internet yang akan mendominasi media di kemudian hari (maaf cuman bisa njelasin segini, soalnya gw cuma dengerin 20 menit terakhir hik hik). well anyway, setelah itu setengah jam kemudian dimulailah seminar kedua yang dibawakan oleh strategic planning dari JWT mumbai. Dengan perasaan gegap gempita gw serius menyimak tiap penjelasan yang diberikan Mrs Shaniza. gw terkagum-kagum dengan bagaimana mereka berusaha merubah pandangan orang india terhadap perhiasan emas. pernah dong nonton film india? nah kalo mereka mau nikah coba lo perhatiin... pasti si bride ini menggunakan perhiasan emas kan? ya anting-anting, gelang, jepitan yang di idung itu, sampai hiasan di kepalanya. nah mereka ngerubah konsep yang tertanam dan sudah menjadi tradisi tersebut. Creative briefnya adalah expression your feeling. melalui beragam macam research akhirnya ketemu bahwa Gold itu mengidentikan kehidupan yang diatur oleh ibu mereka. sedangkan diamond itu memberikan gambaran wanita mandiri yang bisa memberikan keputusan sendiri dan tetap disayang suami. yang gw heran bin ajaib, untuk merubah pola pikir masyarakat yang ibaratnya uda notok sampe sum-sum tulang belakang... mereka cuma butuh 6 bulan sejak kampanye itu dipublish. belum lagi keheranan gw terhadap harga berlian yang lebih mahal dari emas tapi toh mereka tertarik untuk mencoba "tradisi baru". waaaa.. hebat hebat,, "jualan tradisi" nya laku kerasss :P
Sayangnya sesi ini berlangsung dengan sangat cepat. presentasi yang dibawain nggak begitu banyak tapi menurut gw cukup ok kok. nah untuk menunggu sesi kedua, it takes 2 hours to let us take our lunch. jadilah gw meluncur nemuin orang-orang kantor yang lagi makan siang di senci. kita ketemuan di thai express.. dan menikmati hot chocolate yang yummy bin ajaib serta tom-yam soup (i believe this is not the right pronunciation in thai language), saling cela mencela, serta pemberian pesan-pesan terakhir dari bos gw sebelum dia besok berangkat ke paris for her 2,5 weeks vacations. Satu jam kemudian thai express gang pun bubar. mereka kembali ke dunia nyata di slipi sedangkan gw kembali menghadiri seminar. sesaat setelah nunggu senior gw akhirnya kita (gw dan senior gw) naik lagi ke lantai 8 dan duduk dengan manis mendengarkan seminar dari Dentsu advertising, jepang. Kalo denger tu orang jepang ngomong.. waahh.. bisa seharian sendiri ngartiin kalimat yang dia ucapin. karena bahasa inggris dia sangat sangat tidak bagus. ditambah dia text book banget ngomongnya. tapi jangan denger kata-kata yg terucap, coba baca isi presentasinya dan liat hasil dari kampanye. DAMN!!!!!! 4 jempol buat mereka!!
Mamoru Nishiyama adalah Associate Planning Supervisor perusahaan Dentsu Inc. judul seminarnya kali itu adalah Cross media, How to Reach Consumers in Changing Era. jadi dengan era yang berubah saat ini kita haris meninggalkan paradigma lama dalam berkomunikasi dan mencari cara yang lebih cerdas dan kreatif untuk berkomunikasi dengan sasarannya. jadi mereka mencari tau apa sih yang menjadi kebiasaan masyarakat jepang saat ini? apa aja sih rutinitas mereka sehari-hari? mereka paling lama menghabiskan waktu tu ngapain ya? nah berdasarkan research yang mereka lakukan akhirya mereka tau bahwa saat ini masyarakat jepang tu tergila-gila sama yang namanya manga. akhirnya, dengan cup noodle dari nissin sebagai klien.. mereka membuat TVC serta DVD movie yang berjudul freedom. lantas dimaan sisi menjual si produk nissin ini? nah, mereka memasukan produk nissin itu ke dalam karakter yang ada di manga tersebut. tentu saja tujuannya adalah dengan sukanya masyarakat terhadap karakter-karakter yang ada di daialm fim freedom ini, diharapakan mereka juga akan mengikuti pola tingkah si karakter dan daily habbitnya yatu makan cup noodle tersebut. Wah, canggih banget deh pokoknya animasinya. mungkin saat ini Indonesia belum bisa ngelakuin hal ini, krn apa? karena itu membutuhkan budget yang "unlimited" dan kayakya ngga ada klien yang mau disuruh mengeluarkan "unlimited money" tersebut. hahaha
belum lagi roots kampanye mereka yang kocak banget. waaaahhh seru deh pokoknya. pas kita liat di layar proyektor hasil kampanye yang mereka buat, owh NO.. ngga ada dari kita yang nggak berdecak kagum sambil ngga henti2 bilang.. "waaaa ..." damn! they're so great!!" dan berjuta-juta kali bilang.. "Indonesia ngga mungkin bisa. soalnya ngga ada investor yang mau memberikan dana unlimited nya hehehehe"
Nah.. gak berapa lama dari situ dimulailah seminar ketiga dari president Leo Burnett Aussie. kampanye mereka judulnya 60 HOUR. jadi gimana kita memberikan waktu ke pada dunia selama kurang lebih 60 menit tiap harinya dengan matiin lampu. Dan baru sydney yang bisa ngelakuin ini. gedung2 besar macam opera house juga ikut matiin lampu2 mereka, dan sekitar 30 perusahaan di sydney juga sign contract demi membantu kelancaran program ini. mungkin engga memberikan perbedaan yang signifikan.. cm memperlambat proses global warming. tapi setidaknya ini langkah awal yang sangat bagus. at least they're doing something then staring and do nothing except complaining. Dan ngga berapa lama, sebanyak 35 negara ikutan sign up untuk join di dalam kampanye mereka. dan wwf Indonesia salah satunya loh.. hehehe..
yah, begitulah seminar bermanfaat yang gw ikutin di satu hari itu. banyak pelajaran yang bisa gw dapet.. mendadak gw ngga nyesel dateng dalam keadaan flu berat di hari itu. walhasil besokannya gw tepar dan ngga masuk kantor. ditambah suara gw yg makin parau yang panggilan kecebong pun menghampiri gw..(thanks to dimas) hahahahhahaha.. but that was a great experience :)
0 komentar:
Post a Comment